penyebab-sering-buang-air-kecil-1
Penyebab Sering Buang Air Kecil Dan Cara Mengobatinya
penyakit sifilis
Apa Itu Penyakit Sifilis?

Sakit Saat Buang Air Kecil

sakit saat buang air kecil

Terasa Sakit Saat Buang Air Kecil? Waspadai Itu Anyang – Anyangan

sakit saat buang air kecil

Apakah anda selalu membilas kemaluan dari bagian belakang ke depan setelah buang air ? Segeralah hentikan kebiasaan ini karena dapat menyebabkan anyang-anyangan atau infeksi saluran kencing. Sakit kencing dalam istilah medis disebut dengan dysuria. Rasa sakit saat buang air kecil biasanya digambarkan dengan rasa nyeri atau rasa seperti terbakar baik diawal saja saat akan berkemih, diakhir saja saat pencaran air kencing terakhir atau sepenjang saat berkemih.

Beberapa kondisi yang menjadi penyebab sakit saat buang air kecil yaitu gangguan pada :

1. Kandung Kemih

2. Uretra (saluran seperti tabung yang membawa urine ke luar tubuh.

3. Perineum (pada pria, daerah antara skrotum dan anus dan pada wanita, daerah antara anus dan jalan lahir).

sakit saat buang air kecil

Saluran kencing atau uretra yang meneruskan urine dari kandung kemih kebagian luar tubuh terletak dekat dengan anus. Akibat membilas dari belakang ke depan adalah bakteri dari usus besar, E.coli, dapat keluar dari anus dan masuk ke uretra atau saluran kencing. Bakteri ini kemudian menginfeksi kandung kemih yang tidak segera diobati juga dapat menginfeksi ginjal.

 Wanita dan anak perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kemih daripada pria atau anak laki-laki. Hal ini karena uretra wanita lebih pendek daripada laki-laki, sehingga bakteri lebih mudah untuk masuk dan berkembang bisang baik pada uretra maupuan ke kandung kemih. Terlebih pada wanita yang sedang hamil atau monopose, resiko terkena akan lebih tinggi.

Penyebab Sakit Saat Buang Air Kecil Lainnya :

Penyakit atau kondisi medis lainnya juga dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil, sebagai berikut :

sakit saat buang air kecil

1. Pada pria, prostatitis atau peradangan pada kelenjar prostat merupakan penyebab utama rasa sakit saat berkemih, rasa terbakar dan ketidaknyamanan.

2. Sistitis, Atau radang selaput kandung kemih. Selain rasa sakit saat kencing, ditandai juga rasa sakit atau nyeri di kandung kemih dan daerah panggul.

3. PMS, Seseorang juga bisa mengalami rasa sakit saat buang air kecil jika terjadi infeksi menular seksual (PMS), seperti herpes genital, gonore (kencing nanah), atau klamidia (kencing nanah). Curigai hal ini apabila baru-baru ini melakukan “hubungan” tanpa pengaman.

4. Non-Infeksi, Terkadang, sakit kencing tidak disebabkan oleh infeksi, melainkan oleh penggunaan produk pada daerah genital. Misalnya Sabun, lotion, dan mandi dengan berendam di air sabun. Pewarna dalam deterjen dan produk perlengkapan mandi lainnya juga dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan nyeri buang air kecil pada mereka yang sensitif.

5. Batu Ginjal. Batu ginjal adalah massa bahan mengeras yang terletak di diginjal, batu ini bisa keluar melalui saluran kencing/uretra dengan menimbulkan rasa sakit dan peradangan.

6. Terapi Radiasi. Dalam beberapa kasus, terapi radiasi dapat menyebabkan peradangan dan nyeri pada kandung kemih. Hal ini di kenal dengan istilah sistitis radiasi.

 Waspadai gejala Anyang-anyangan akibat sakit saat buang air kecil

sakit saat buang air kecil

Anyang-anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun kondisi ini secara umum dapat menjadi gejala Anda bisa jadi mengalami anyang-anyangan dan sakit saat buang air kecil.

1. Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
2. Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
3. Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
4. Jika terjadi pada pria, akan terasa nyeri pada anus.
5. Rasa sakit saat buang air kecil.
6. Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
7. Merasa lelah dan kurang sehat.
8. Demam.

Jika Anda berada di salah satu dari kondisi di atas, sebaiknya berwaspadalah dan segera lakukan tindakan-tindakan pencegahan agar terhindar dari risiko anyang-anyangan.

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya sakit saat buang air kecil :

sakit saat buang air kecil

  1. Hindari minuman yang berisiko menimbulkan iritasi pada kandung kemih, seperti minuman ringan yang mengandung jeruk, minuman keras/alkohol, dan minuman berkafein/kopi.
  2. Konsumsi cukup air mineral untuk mengeluarkan bakteri dan memperlancar pembuangan urine.
  3. Setelah buang air besar atau kecil, basuh kemaluan dari depan ke belakang untuk mengurangi penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kencing.
  4. Segeralah buang air kecil dan konsumsi air mineral setelah berhubungan seksual.
  5. Sebaiknya hindari menggunakan produk untuk area kewanitaan, seperti semprotan deodoran atau bedak yang berisiko menimbulkan iritasi.

Comments are closed.